Ketika Anak Laki-laki Menyukai Warna Pink


Nyusples - Orang tua tidak perlu khawatir dengan kesukaan anak laki-laki terhadap warna pink. Kesukaannya akan warna tertentu tidak berpengaruh terhadap maskulinitas maupun feminitasnya. 

Jadi, bisa saja seorang anak laki-laki yang menyukai warna pink dan itu tidak berarti ia feminin. Demikian pula sebaliknya jika anak perempuan yang menyukai warna hitam, tidak berarti ia maskulin.

Tiap orang mempunyai selera yang berbeda terhadap warna, termasuk anak-anak. Perlakuan dikotomi warna terhadap anak-anak justeru akan melahirkan sikap bingung.

anak lelaki pink

Dalam masyarakat kita, bahkan ada semacam pembagian warna tertentu yang melekat dengan suatu jenis kelamin. Artinya, hanya jenis kelamin tersebut yang seolah mempunyai hak untuk menyukai dan boleh mengenakan atribut dari warna tersebut. Misalnya, pink yang hanya boleh dipakai untuk wanita.

Dari mana itu berasal? Padahal, aturan semacam itu sebetulnya tidak pernah benar-benar ada.

Melarang menyukai warna pink dengan alasan bahwa warna itu merupakan warna perempuan hanya akan membuat anak bingung. Jika ia termasuk anak yang kritis, tidak tertutup kemungkinan ia akan terus mempertanyakan hubungan antara warna pink dengan perempuan. 

Lama-kelamaan, Mama akan kehabisan kata-kata, sehingga malah memberi jawaban yang kurang logis.

Biarkan anak menyukai warna pink, sambil mencari tahu alasan sesungguhnya ia menyukai warna itu. Siapa tahu, ia menyukai warna pink karena melihat Mama juga sangat menyukainya. Jadi, ia hanya ingin terlihat sama seperti Mama.



Subscribe to receive free email updates: